6 Agustus 2025 β Desa Lonca,Kulawi-Sigi
Sebagai upaya meningkatkan ketahanan masyarakat terhadap dampak perubahan iklim, hari ini Tim Rebana yang bekerjasama dengan PRB Sinode GPID dan didukung oleh Transform Aid International menggelar kegiatan dalam rangka program mitigasi dan adaptasi perubahan iklim. Salah satu kegiatan utama dalam program ini adalah pelaksanaan Sekolah Lapang Iklim yang secara langsung melibatkan para petani lokal.
Sekolah Lapang Iklim kali ini berfokus pada penyuluhan hama dan penyakit tanaman kakao, serta pelatihan pembibitan tanaman kakao melalui metode okulasi. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas petani dalam membuat bibit kakao unggul secara mandiri, tanpa harus tergantung pada pembelian bibit dari luar daerah.
"Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk membekali petani lokal dengan pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan agar mereka bisa menghasilkan bibit sendiri yang berkualitas, sekaligus memahami cara perawatan tanaman yang tepat," ujar salah satu anggota Tim Rebana.
Masyarakat menyambut baik kegiatan ini. Mereka merasa terbantu dengan pendekatan langsung yang diberikan melalui sekolah lapang. Salah satu peserta menyampaikan harapannya, βDengan adanya kegiatan ini, kami bisa belajar secara langsung bagaimana cara pembibitan yang tepat, sekaligus bagaimana cara pemeliharaannya.β
Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal menuju kemandirian petani lokal dalam menghadapi tantangan perubahan iklim, sekaligus menjadi model pembelajaran pertanian berkelanjutan yang bisa diterapkan di daerah lain.